A
- Angular Contact Ball Bearing
-
Jenis bearing yang dirancang untuk menahan beban kombinasi (beban
radial dan beban aksial secara bersamaan) dengan kecepatan tinggi.
Sangat umum digunakan pada spindle mesin CNC dan pompa industri.
- Axial Load (Beban Aksial)
-
Gaya atau beban yang bekerja sejajar (searah) dengan poros putaran
bearing. Bearing jenis Thrust Bearing dirancang khusus untuk
menahan beban aksial murni.
B
- Bore (Diameter Dalam)
-
Ukuran diameter lubang bagian dalam (lingkaran terdalam) pada sebuah
bearing. Ini menentukan ukuran poros (shaft) yang bisa dimasukkan
ke dalam bearing tersebut. Biasanya dilambangkan dengan huruf
d kecil.
C
- C3 / C4 (Clearance)
-
Kode yang menandakan jarak celah longgar internal (*internal
clearance*) antar peluru baja di dalam bearing.
C3 berarti celah lebih longgar dari standar,
digunakan untuk mesin yang beroperasi pada suhu panas (agar saat
memuai, bearing tidak macet). C4 lebih longgar lagi
dari C3.
- Cage (Sangkar Bearing)
-
Komponen pembatas di dalam bearing yang berfungsi menjaga jarak
antar peluru baja (rolling element) agar tidak saling bergesekan.
Bisa terbuat dari baja, kuningan (brass), atau polimer khusus
(Nylon/Polyamide).
D
- Deep Groove Ball Bearing (DGBB)
-
Jenis bearing paling populer di dunia (Seri 6000, 6200, 6300).
Berbentuk cincin dengan peluru bulat. Sangat serbaguna, tahan
putaran tinggi, namun hanya dirancang untuk beban ringan hingga
menengah.
- Dynamic Load Rating (C)
-
Kapasitas beban dinamis; metrik standar pabrik yang menunjukkan
beban konstan yang dapat ditahan bearing sebelum menunjukkan
tanda-tanda kelelahan material (fatigue) setelah 1 juta putaran.
E
- Explorer (SKF Explorer)
-
Kelas performa premium dari merek SKF. Bearing dengan cap "Explorer"
dibuat menggunakan material baja yang lebih murni dan perlakuan
panas khusus sehingga usianya bisa 3x lebih lama dari bearing
standar kelas bawah.
G
- Grease (Stempet / Gemuk)
-
Pelumas padat/semi-padat yang disuntikkan ke dalam bearing tertutup
(2RS/ZZ) dari pabrik, atau ditambahkan secara manual melalui *grease
nipple*. Berfungsi mengurangi gesekan, mencegah karat, dan membuang
panas.
I
- ID & OD (Inner & Outer Diameter)
-
ID (Inner Diameter) = Diameter dalam (lubang)
bearing. OD (Outer Diameter) = Diameter luar
bearing (bagian yang menempel ke blok mesin/*housing*).
L
- Life Expectancy (L10 Life)
-
Perkiraan umur pakai bearing. L10 adalah perhitungan matematis di
mana 90% dari populasi bearing dengan tipe identik akan bertahan
memutar mesin tanpa mengalami fatigue spalling (kelelahan
material).
M
- Misalignment
-
Kondisi cacat di mana poros putaran (shaft) tidak tegak lurus
sempurna atau miring terhadap housing bearing. Untuk mengatasi ini
secara otomatis, dibutuhkan Self-Aligning Bearing atau *Spherical
Roller Bearing*.
P
- Pillow Block Bearing (Insert Bearing)
-
Bearing yang sudah dilengkapi dengan rumah dudukan (housing)
berbahan besi cor, biasanya memiliki kaki untuk dibaut ke lantai
atau kerangka mesin. Sangat umum dipakai di sistem konveyor.
R
- Radial Load (Beban Radial)
-
Gaya atau beban yang menekan bearing dengan arah tegak lurus (90
derajat) terhadap poros putaran. Contoh beban radial yang ekstrem
adalah tegangan pada tali V-belt atau gaya gravitasi poros berat.
S
- Spherical Roller Bearing (SRB)
-
Raja dari segala bearing beban berat. Menggunakan peluru berbentuk
tong (barrel-shaped) ganda. Mampu menahan beban radial super berat
dan secara otomatis mengkoreksi kemiringan poros (misalignment).
T
- Tapered Roller Bearing (TRB)
-
Bearing yang menggunakan peluru berbentuk kerucut miring. Didesain
spesifik untuk menahan kombinasi beban aksial dan beban radial
ekstrem (seperti pada roda truk berat, traktor, atau roda gigi
gardan).
Z / ZZ (Suffix)
- ZZ / 2Z (Metal Shield)
-
Kode huruf di akhir nomor bearing (contoh: 6205 ZZ) yang menandakan
bahwa bearing tersebut memiliki
penutup pelindung debu berbahan pelat besi di kedua
sisinya. Kurang kedap air dibanding karet (2RS), tapi lebih tahan
gesekan kecepatan tinggi tanpa menyebabkan panas berlebih.
- 2RS / DDU / LLU (Rubber Seal)
-
Kode suffix yang berarti bearing ditutup dengan
pelindung berbahan karet sintetik di kedua sisi.
Sangat kedap air, kedap debu halus, dan menahan gemuk/grease tidak
bocor keluar. Sering dipakai di lingkungan basah atau kotor.
Ada Istilah Bearing Lain yang Bikin Bingung?
Tim Engineering Support PT Primajaya siap membantu mencarikan barang
dan solusi teknis untuk masalah mesin di pabrik Anda secara gratis.
Tanya Teknisi Kami di WhatsApp